Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar Serentak, Sulsel Perkuat Akses Pangan Terjangkau

Makassar, sulselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memperkuat upaya menjaga keterjangkauan harga pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2026. Di Sulawesi Selatan, program GPM telah dilaksanakan di 24 kabupaten/kota, menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Muhammad Ilyas.
GPM Nasional digelar di halaman Kantor Perumda Pasar Makassar Raya, Jalan Kerung-Kerung Nomor 68, Makassar, Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut terhubung melalui telekonferensi dengan pelaksanaan GPM di berbagai daerah sebagai bagian dari kegiatan serentak yang mencakup 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Ilyas, yang juga menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, mengapresiasi dukungan Badan Pangan Nasional (Bapanas) terhadap pelaksanaan GPM Nasional di Sulawesi Selatan. Menurut dia, dukungan pemerintah pusat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan.
Ilyas juga menyebut Sulawesi Selatan berada di urutan pertama secara nasional dalam pelaksanaan GPM. Klaim tersebut perlu didukung data resmi mengenai indikator dan periode pengukuran untuk memastikan dasar perbandingannya dengan daerah lain.
GPM di Makassar melibatkan Bapanas, Perum Bulog, ID FOOD, Pemprov Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, Perumda Pasar Makassar Raya, Bank Indonesia, serta mitra penyedia pangan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sekretaris Utama Bapanas Mayjen TNI (Purn) Ito Hediarto dan Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani turut hadir. Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham juga menghadiri kegiatan tersebut.
Sebelum kegiatan utama berlangsung, GPM telah digelar di Kantor Camat Tallo sejak pukul 06.30 Wita. Sebanyak 12 tenda pangan murah disediakan di lokasi tersebut untuk menjangkau masyarakat di kawasan padat penduduk dan permukiman. Sementara itu, 15 tenda di halaman Perumda Pasar Makassar Raya menghadirkan beragam kebutuhan pokok dari Bulog, ID FOOD, Kios Pangan Berkah, serta mitra penyedia pangan dan UMKM lokal.
Selain menyediakan bahan pokok dengan harga yang ditetapkan lebih rendah dibandingkan harga pasar, kegiatan tersebut juga menghadirkan bantuan bagi warga. Bulog menyiapkan 300 paket beras premium dengan berat masing-masing 5 kilogram. Sebanyak 100 paket dialokasikan di Kantor Camat Tallo dan 200 paket di lokasi utama GPM.
ID FOOD turut menyediakan 1.000 voucher belanja gratis senilai Rp 15.000 per lembar. Sebanyak 400 voucher dialokasikan untuk warga di Kantor Camat Tallo dan 600 voucher di lokasi utama GPM.
Sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga yang ditetapkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp 55.000 per 5 kilogram, sedangkan beras premium Rp 74.500 per 5 kilogram.
Minyakita tersedia seharga Rp 15.000 per liter dan minyak goreng premium Rp 21.000 per liter. Gula Maniskita dijual Rp 17.000 per kilogram. Adapun telur ayam ras dijual Rp 46.000 per rak, daging ayam ras Rp 30.000 per ekor, cabai rawit merah Rp 7.000 per 100 gram, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp 30.000 per kilogram.
Bulog menyediakan beras SPHP, beras premium, Minyakita, dan cabai. Sementara itu, ID FOOD menghadirkan gula, minyak goreng, serta ayam karkas. Mitra penyedia pangan dan UMKM lokal turut menawarkan produk lainnya.
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi pelaksanaan GPM yang dinilai membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Menurut dia, Pemerintah Kota Makassar telah menggelar kegiatan serupa tiga kali dalam sepekan, tetapi antusiasme warga tetap tinggi. Masyarakat pun berharap pasar murah dapat diselenggarakan lebih sering agar semakin banyak warga dapat memanfaatkan program tersebut.
Upaya menjaga keterjangkauan pangan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan berskala nasional, tetapi juga melalui program rutin di tingkat daerah. Di Kota Makassar, Pemprov Sulsel melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, PD Pasar Kota Makassar, Perum Bulog wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Rumah Pangan Kita (RPK) binaan Bulog, serta jaringan ritel modern menyelenggarakan GPM secara berkala.
Program GPM rutin tersebut dijadwalkan setiap Senin hingga Rabu, mulai pukul 09.00 Wita sampai selesai, di sejumlah pasar tradisional dan gerai ritel di Kota Makassar. Lokasi yang disebut berpartisipasi antara lain Pasar Pabaeng-baeng, Pasar Terong, Pasar Daya, Pasar Sambung Jawa, Pasar Toddopuli, Benteng Mart Makassar, dan Lotte Grosir Makassar.
Berdasarkan data penyelenggara, terdapat 15 lokasi yang berpartisipasi dalam program tersebut. Daftar lengkap lokasi dan jadwal pelaksanaan perlu dipastikan melalui penyelenggara agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat sebelum berkunjung.
Melalui pelaksanaan GPM Nasional dan program rutin di daerah, pemerintah berupaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN pangan, pengelola pasar, dan pelaku usaha diharapkan dapat mendukung ketersediaan pasokan serta menjaga keterjangkauan harga pangan. (*)


